Kampuse Wong Santri

Gelar Workshop, Staida Gresik Bahas Ekonomi Syariah di Era Digital


Gresik – Civitas Akademika Sekolah Tinggi Islam Darrutaqwa (STAIDA) Gresik. Hari ini mengadakan workshop secara virtual dengan mengambil tema ‘Peluang Ekonomi Syariah di Era Digitalisasi’. Kegiatan ini adalah bagian dari pemberdayaan ekonomi khususnya Prodi Ekonomi Syariah Staida Gresik.

Webinar ini mendatangkan narasumber Ahsania Hendratm Dosen Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Unair sekaligus Direktur Lembaga Inkubator Bisnis Unair.


Ia mengatakan, peluang bisnis di era digital dan global adalah bagaimana peluang ekonomi yang tidak rumit. Dengan kata lain bisa memberikan solusi praktis dan instan. Seperti bisnis ojek online. “Melalui aplikasi bisnis seperti itu dengan cepat bisa memberikan nilai kepuasan bagi pengguna,” katanya.

Ditambahkan, peluang bisnis di era digital harus bisa memberikan inovasi dan strategi yang bisa membaca peluang pasar. “Ya kadang kita mengikuti tren bisnis besar. Awalnya berjalan dengan baik, tapi lama-lama bisnis tersebut bangkrut. Maka sebelum bisnis ambruk kita sudah harus punya peluang ekonomi yang masif dan menjanjikan,” ungkap Nia.

Sebagai pegiat dan insan akademis  ekonomi Islam, ia mengingatkan supaya bisa membaca peluang wirausaha yang Islami. “Kendatipun semangat dan etos kerja bagian dari sunnatullah. Wirausaha muslim juga harus memperhatikan tiga hal dalam berbisnis, yaitu kehalalan, thayyib, dan barakah,” kata Syifaul Qulub, Rektor Staida Gresik.


Ia menambahkan, pengusaha muslim harus selalu berupaya meningkatkan produktifitasnya, baik secara lahir maupun bathin. “Termasuk halal dan thoyib fizdatihi dan fi wasailihi,” tambahnya.

Ia berharap, melalui workshop tersebut bisa meningkatkan kemampuan berwirausaha bagi civitas akademika Staida Gresik. “Harapanya dengan kegiatan ini semoga berkontribusi pada civitas akademika dan masyarakat secara umum. Dan selanjutnya ada tindak lanjut untuk peluang ekonomi serta pengembanganya di era digital ini. Khusus mahasiswa di jurusan ekonomi syariah,” pungkas Gus Afuq sapaan akrab Rektor Staida tersebut.

Editor: Romza

Sumber : NU Online Jatim

NewsWebinar

× Butuh bantuan?