Temukan Manfaat Silaturahmi dalam Hadis yang Bukan Kaleng-Kaleng

Sisca Staida


Temukan Manfaat Silaturahmi dalam Hadis yang Bukan Kaleng-Kaleng

Manfaat silaturahmi hadis adalah segala kebaikan dan keberkahan yang didapatkan seseorang dengan menjalin hubungan baik dengan keluarga, kerabat, dan teman.

Dalam ajaran Islam, silaturahmi sangat dianjurkan karena memiliki banyak manfaat, di antaranya mempererat tali persaudaraan, memperlancar rezeki, dan diampuni dosa-dosa. Selain itu, silaturahmi juga dapat menjadi sarana untuk saling mendoakan dan memberikan dukungan.

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung silaturahmi.”

Manfaat Silaturahmi Berdasarkan Hadis

Silaturahmi merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam agama Islam. Hal ini dikarenakan silaturahmi memiliki banyak manfaat, baik di dunia maupun di akhirat.

  • Menghubungkan tali persaudaraan
  • Memperlancar rezeki
  • Menghapus dosa-dosa
  • Menambah umur
  • Mendapat keberkahan
  • Menjadi sarana untuk saling mendoakan
  • Mempererat hubungan antar sesama manusia
  • Menjaga keharmonisan sosial
  • Memperoleh pahala dari Allah SWT

Manfaat-manfaat tersebut dapat diperoleh dengan cara menjalin hubungan baik dengan keluarga, kerabat, dan teman. Silaturahmi dapat dilakukan dengan cara berkunjung, mengirim pesan, atau menelepon. Selain itu, silaturahmi juga dapat dilakukan melalui media sosial.

Dengan banyaknya manfaat yang dapat diperoleh dari silaturahmi, maka sudah seharusnya kita untuk selalu menjaga hubungan baik dengan orang-orang di sekitar kita.

Menghubungkan tali persaudaraan

Menjalin silaturahmi dapat mempererat hubungan persaudaraan, baik dengan keluarga, kerabat, maupun teman. Dalam ajaran Islam, persaudaraan memegang peranan penting dalam menjaga keharmonisan dan kebersamaan umat manusia. Manfaat ini sesuai dengan hadis Rasulullah SAW yang berbunyi, “Tidak sempurna iman seseorang sampai ia mencintai saudaranya seperti ia mencintai dirinya sendiri.”

  • Saling tolong-menolong

    Dengan terjalinnya tali persaudaraan yang kuat, individu akan lebih mudah untuk saling tolong-menolong dalam berbagai hal. Baik dalam suka maupun duka, mereka akan selalu ada untuk mendukung dan membantu.

  • Saling mendoakan

    Hubungan persaudaraan yang erat juga memungkinkan terjadinya saling mendoakan. Doa-doa yang dipanjatkan untuk kebaikan bersama akan semakin memperkuat ikatan persaudaraan.

  • Menjaga kerukunan

    Tali persaudaraan yang kokoh dapat menjadi fondasi bagi terjaganya kerukunan dalam sebuah masyarakat. Individu akan lebih toleran dan menghargai perbedaan antar sesama, sehingga terhindar dari perpecahan.

  • Menebar kedamaian

    Persaudaraan yang terjalin dalam masyarakat akan membawa kedamaian dan ketenangan. Individu akan merasa aman dan nyaman karena dikelilingi oleh orang-orang yang mereka sayangi dan percaya.

Dengan demikian, manfaat silaturahmi dalam menghubungkan tali persaudaraan sangatlah besar. Hal ini akan membawa dampak positif bagi individu maupun masyarakat secara keseluruhan.

Memperlancar rezeki

Menurut ajaran Islam, silaturahmi dapat memperlancar rezeki seseorang.

  • Membuka pintu keberkahan

    Dengan menjalin silaturahmi, kita membuka pintu untuk keberkahan dari Allah SWT. Rezeki tidak hanya berupa materi, tetapi juga kesehatan, kebahagiaan, dan kemudahan dalam segala urusan.

  • Memperluas jaringan

    Silaturahmi dapat memperluas jaringan pertemanan dan membuka peluang baru dalam hal pekerjaan, bisnis, dan lainnya. Melalui koneksi yang terjalin, kita bisa mendapatkan informasi tentang peluang-peluang yang mungkin tidak kita ketahui sebelumnya.

  • Mendapat dukungan

    Keluarga, kerabat, dan teman yang baik dapat memberikan dukungan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk finansial. Mereka bisa membantu kita dalam mencari pekerjaan, memulai usaha, atau mengatasi masalah keuangan.

  • Meningkatkan rasa syukur

    Dengan menjalin silaturahmi, kita akan lebih menyadari bahwa rezeki yang kita peroleh merupakan anugerah dari Allah SWT. Rasa syukur ini dapat menarik lebih banyak rezeki dan keberkahan dalam hidup kita.

Dengan demikian, silaturahmi memiliki peranan penting dalam memperlancar rezeki seseorang. Manfaat ini sesuai dengan janji Allah SWT dalam Al-Qur’an, “Dan barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya, dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya.”

Menghapus dosa-dosa

Dalam ajaran Islam, silaturahmi tidak hanya mempererat tali persaudaraan dan memperlancar rezeki, tetapi juga dapat menghapus dosa-dosa.

  • Membersihkan hati

    Silaturahmi dapat membersihkan hati dari sifat-sifat buruk seperti dengki, iri hati, dan sombong. Sifat-sifat ini merupakan penghalang utama dalam meraih keridaan Allah SWT dan dapat menyebabkan dosa.

  • Memperkuat iman

    Dengan menjalin silaturahmi, kita dapat memperkuat iman kita dengan cara saling mengingatkan tentang kewajiban-kewajiban agama dan menjauhi larangan-larangannya. Iman yang kuat akan menghindarkan kita dari perbuatan dosa.

  • Mendapat ampunan

    Allah SWT sangat menyukai hamba-Nya yang menjalin silaturahmi. Dengan menjalin silaturahmi, kita berpotensi mendapatkan ampunan atas dosa-dosa yang telah kita lakukan. Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung silaturahmi.”

  • Menghindarkan dari siksa neraka

    Silaturahmi dapat menghindarkan kita dari siksa neraka. Rasulullah SAW bersabda, “Tidak akan masuk surga orang yang memutuskan tali silaturahmi.”

Demikianlah manfaat silaturahmi dalam menghapus dosa-dosa. Dengan menjalin silaturahmi, kita dapat membersihkan hati, memperkuat iman, mendapat ampunan, dan menghindarkan diri dari siksa neraka.

Menambah umur

Dalam ajaran Islam, silaturahmi dipercaya dapat menambah umur seseorang. Hal ini didasarkan pada hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, “Barangsiapa yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung silaturahmi.”

  • Memperkuat hubungan sosial

    Silaturahmi dapat memperkuat hubungan sosial seseorang, baik dengan keluarga, kerabat, maupun teman. Hubungan sosial yang kuat dapat memberikan dukungan emosional, mengurangi stres, dan meningkatkan kebahagiaan. Faktor-faktor ini diketahui dapat berkontribusi pada umur yang lebih panjang.

  • Meningkatkan kesehatan fisik

    Silaturahmi juga dapat meningkatkan kesehatan fisik seseorang. Ketika kita menjalin silaturahmi, kita cenderung berbagi makanan dan minuman sehat, serta melakukan aktivitas fisik seperti jalan-jalan atau bermain bersama. Selain itu, dukungan sosial dari keluarga dan teman dapat membantu kita mengatasi penyakit dan menjalani gaya hidup yang lebih sehat.

  • Menghilangkan stres

    Stres adalah salah satu faktor yang dapat memperpendek umur. Silaturahmi dapat membantu menghilangkan stres dengan cara menyediakan lingkungan yang aman dan nyaman untuk berbagi masalah dan mencari dukungan. Berbagi cerita dan tertawa bersama orang-orang yang kita sayangi dapat mengurangi tingkat stres dan meningkatkan kesejahteraan emosional.

  • Meningkatkan rasa syukur

    Silaturahmi dapat meningkatkan rasa syukur kita atas hidup dan segala nikmat yang telah kita terima. Ketika kita meluangkan waktu untuk terhubung dengan orang lain, kita akan lebih menyadari bahwa kita tidak sendirian dan bahwa kita memiliki orang-orang yang peduli pada kita. Rasa syukur ini dapat memotivasi kita untuk menjalani hidup yang lebih sehat dan bermakna, yang pada akhirnya dapat menambah umur.

Dengan demikian, manfaat silaturahmi dalam menambah umur sangatlah besar. Dengan menjalin silaturahmi, kita dapat memperkuat hubungan sosial, meningkatkan kesehatan fisik, menghilangkan stres, dan meningkatkan rasa syukur. Faktor-faktor ini secara keseluruhan dapat berkontribusi pada umur yang lebih panjang dan kehidupan yang lebih bahagia.

Mendapat Keberkahan

Dalam ajaran Islam, silaturahmi merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan karena dapat mendatangkan keberkahan dalam hidup. Keberkahan adalah segala kebaikan dan kemudahan yang diberikan oleh Allah SWT kepada hamba-Nya, baik di dunia maupun di akhirat.

  • Kelapangan rezeki

    Salah satu keberkahan yang dapat diperoleh dari silaturahmi adalah kelapangan rezeki. Rezeki tidak hanya berupa materi, tetapi juga kesehatan, kebahagiaan, dan kemudahan dalam segala urusan. Dengan menjalin silaturahmi, kita membuka pintu untuk keberkahan rezeki dari Allah SWT.

  • Ketenangan hati

    Silaturahmi dapat memberikan ketenangan hati dan pikiran. Ketika kita menjalin hubungan baik dengan keluarga, kerabat, dan teman, kita akan merasa lebih dicintai dan didukung. Hal ini dapat mengurangi stres dan kecemasan, sehingga kita dapat menjalani hidup dengan lebih tenang dan bahagia.

  • Kemudahan dalam segala urusan

    Orang yang gemar menjalin silaturahmi akan dimudahkan dalam segala urusannya. Mereka akan lebih mudah mendapatkan pertolongan dan dukungan dari orang-orang di sekitarnya. Selain itu, silaturahmi juga dapat membuka jalan bagi peluang-peluang baru yang mungkin tidak kita sangka.

  • Keselamatan dunia dan akhirat

    Silaturahmi dapat menyelamatkan kita dari berbagai kesulitan di dunia dan akhirat. Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung silaturahmi.” Selain itu, silaturahmi juga dapat menghindarkan kita dari siksa neraka dan memasukkan kita ke dalam surga.

Demikianlah beberapa keberkahan yang dapat kita peroleh dari menjalin silaturahmi. Dengan mempererat tali persaudaraan, kita tidak hanya akan mendapatkan manfaat di dunia, tetapi juga di akhirat.

Menjadi sarana untuk saling mendoakan

Silaturahmi merupakan sarana untuk saling mendoakan antar sesama muslim. Hal ini sesuai dengan ajaran Rasulullah SAW yang menganjurkan umatnya untuk memperbanyak doa, termasuk mendoakan kebaikan bagi keluarga, kerabat, dan teman.

Ketika kita menjalin silaturahmi, kita tidak hanya mempererat tali persaudaraan, tetapi juga membuka pintu untuk saling mendoakan. Doa-doa yang kita panjatkan untuk orang lain akan kembali kepada kita dalam bentuk keberkahan dan kebaikan.

Selain itu, mendoakan kebaikan untuk orang lain juga merupakan salah satu bentuk syukur atas nikmat yang telah Allah SWT berikan kepada kita. Dengan mendoakan orang lain, kita menunjukkan bahwa kita peduli dan menghargai kehadiran mereka dalam hidup kita.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat mendoakan kebaikan untuk orang lain melalui berbagai cara, seperti:

  • Berdoa dalam shalat
  • Mengucapkan doa ketika bertemu atau berpisah dengan seseorang
  • Mengirim pesan atau surat berisi doa
  • Mendoakan orang lain dalam doa bersama

Dengan menjadi sarana untuk saling mendoakan, silaturahmi memiliki manfaat yang sangat besar, baik bagi yang mendoakan maupun yang didoakan. Doa-doa yang kita panjatkan akan memperkuat ikatan persaudaraan, mendatangkan keberkahan, dan melapangkan rezeki.

Mempererat hubungan antar sesama manusia

Mempererat hubungan antar sesama manusia merupakan salah satu manfaat penting dari silaturahmi dalam ajaran hadis. Silaturahmi dapat memperkuat ikatan kekeluargaan, persaudaraan, dan persahabatan, sehingga tercipta hubungan yang harmonis dan saling mendukung.

Hubungan yang erat antar sesama manusia sangat penting karena dapat memberikan banyak manfaat, di antaranya:

  • Saling tolong-menolong dalam suka dan duka
  • Saling berbagi ilmu dan pengalaman
  • Menjaga kerukunan dan keamanan lingkungan
  • Memperluas jaringan sosial dan peluang
  • Menciptakan rasa memiliki dan kebersamaan

Dengan menjalin silaturahmi, kita dapat mempererat hubungan dengan orang-orang di sekitar kita dan merasakan manfaat-manfaat tersebut. Silaturahmi juga dapat menjadi sarana untuk menyelesaikan konflik dan perselisihan yang mungkin terjadi, sehingga hubungan antar sesama manusia tetap terjaga dengan baik.

Dalam konteks kehidupan bermasyarakat, mempererat hubungan antar sesama manusia sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang harmonis, aman, dan sejahtera. Masyarakat yang memiliki hubungan yang erat antar anggotanya akan lebih mudah untuk bekerja sama dan menyelesaikan masalah bersama-sama.

Menjaga Keharmonisan Sosial

Menjaga keharmonisan sosial merupakan salah satu tujuan penting dari silaturahmi dalam ajaran hadis. Silaturahmi dapat mempererat hubungan antar sesama manusia, sehingga tercipta rasa kekeluargaan, persaudaraan, dan kebersamaan yang kuat.

Keharmonisan sosial sangat penting bagi kehidupan manusia. Masyarakat yang harmonis akan lebih damai, aman, dan sejahtera. Sebaliknya, masyarakat yang tidak harmonis rentan mengalami konflik, perpecahan, dan ketidakstabilan.

Silaturahmi dapat menjaga keharmonisan sosial dengan cara:

  • Mengurangi kesalahpahaman dan konflik antar anggota masyarakat.
  • Memperkuat rasa saling percaya dan menghormati.
  • Menumbuhkan sikap toleransi dan saling pengertian.
  • Menciptakan rasa kebersamaan dan identitas sosial yang positif.

Sebagai contoh, di Indonesia, silaturahmi sangat dijunjung tinggi dalam tradisi masyarakat. Pada saat Lebaran, masyarakat saling berkunjung untuk bermaaf-maafan dan mempererat tali silaturahmi. Tradisi ini telah terbukti efektif dalam menjaga keharmonisan sosial di Indonesia, meskipun masyarakatnya sangat beragam.

Menjaga keharmonisan sosial melalui silaturahmi merupakan kewajiban setiap muslim. Dengan mempererat hubungan antar sesama manusia, kita dapat menciptakan masyarakat yang lebih damai, adil, dan sejahtera.

Memperoleh pahala dari Allah SWT

Selain manfaat-manfaat duniawi, menjalin silaturahmi juga merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam ajaran Islam karena dapat mendatangkan pahala dari Allah SWT. Pahala ini merupakan balasan baik yang diberikan Allah kepada hamba-Nya yang telah melakukan perbuatan-perbuatan baik, termasuk menjalin silaturahmi.

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung silaturahmi.”

Hadis ini menunjukkan bahwa silaturahmi tidak hanya bermanfaat untuk kehidupan dunia, tetapi juga untuk kehidupan akhirat. Pahala yang diberikan Allah SWT atas amal silaturahmi ini dapat menjadi bekal kita di akhirat kelak.

Selain itu, menjalin silaturahmi juga dapat menjadi sarana untuk mempererat persaudaraan dan ukhuwah Islamiyah. Dengan mempererat hubungan dengan saudara-saudara kita sesama muslim, kita dapat saling tolong-menolong, berbagi ilmu dan pengalaman, serta menjaga keharmonisan sosial.

Dalam konteks kehidupan bermasyarakat, memperoleh pahala dari Allah SWT melalui silaturahmi memiliki peran yang sangat penting. Pahala ini dapat menjadi motivasi bagi kita untuk senantiasa menjaga dan mempererat tali silaturahmi, sehingga tercipta masyarakat yang harmonis, saling mendukung, dan diridhai oleh Allah SWT.

Manfaat Silaturahmi dalam Perspektif Hadis

Manfaat silaturahmi telah banyak dibahas dalam ajaran hadis. Namun, bukti ilmiah dan studi kasus juga mendukung manfaat-manfaat tersebut.

Salah satu studi yang dilakukan oleh University of Michigan menunjukkan bahwa orang yang memiliki hubungan sosial yang kuat memiliki tingkat stres yang lebih rendah, kesehatan fisik yang lebih baik, dan umur yang lebih panjang. Studi lain yang dilakukan oleh Harvard University menemukan bahwa orang yang sering menjalin silaturahmi memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit kardiovaskular dan demensia.

Selain itu, studi kasus yang dilakukan di Indonesia menunjukkan bahwa masyarakat yang memiliki tradisi silaturahmi yang kuat memiliki tingkat kejahatan yang lebih rendah, konflik sosial yang lebih sedikit, dan keharmonisan sosial yang lebih tinggi.

Meskipun demikian, masih terdapat perdebatan mengenai metodologi dan temuan dari beberapa studi tersebut. Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengonfirmasi manfaat silaturahmi secara komprehensif.

Namun, bukti ilmiah dan studi kasus yang ada menunjukkan bahwa silaturahmi memiliki manfaat yang signifikan bagi kesehatan fisik, mental, dan sosial. Hal ini sejalan dengan ajaran hadis yang menganjurkan umatnya untuk mempererat tali silaturahmi.

Pertanyaan Umum tentang Manfaat Silaturahmi dalam Hadis

Berikut adalah beberapa pertanyaan umum dan jawabannya mengenai manfaat silaturahmi dalam hadis:

Pertanyaan 1: Apa saja manfaat silaturahmi menurut hadis?

Menurut ajaran hadis, silaturahmi memiliki banyak manfaat, di antaranya mempererat tali persaudaraan, memperlancar rezeki, menghapus dosa-dosa, menambah umur, mendatangkan keberkahan, menjadi sarana untuk saling mendoakan, mempererat hubungan antar sesama manusia, menjaga keharmonisan sosial, dan memperoleh pahala dari Allah SWT.

Pertanyaan 2: Apakah ada bukti ilmiah yang mendukung manfaat silaturahmi?

Ya, beberapa studi ilmiah menunjukkan bahwa silaturahmi memiliki manfaat bagi kesehatan fisik, mental, dan sosial, seperti menurunkan tingkat stres, meningkatkan kesehatan jantung, dan mengurangi risiko demensia.

Pertanyaan 3: Bagaimana cara menjalin silaturahmi dengan baik?

Silaturahmi dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti berkunjung, menelepon, mengirim pesan, atau melalui media sosial. Yang terpenting adalah menjalin hubungan dengan niat baik dan tulus, serta menjaga komunikasi yang regular.

Pertanyaan 4: Apakah silaturahmi hanya terbatas pada keluarga dan kerabat?

Tidak, silaturahmi juga dapat dilakukan dengan teman, sahabat, tetangga, dan bahkan orang yang tidak dikenal sekalipun. Silaturahmi merupakan bentuk kebaikan yang dianjurkan dalam Islam.

Pertanyaan 5: Apakah ada waktu tertentu untuk menjalin silaturahmi?

Silaturahmi dapat dilakukan kapan saja, namun ada waktu-waktu tertentu yang dianjurkan, seperti pada saat Idul Fitri, Idul Adha, dan bulan Ramadhan.

Pertanyaan 6: Apakah ada adab dalam menjalin silaturahmi?

Ya, terdapat beberapa adab dalam menjalin silaturahmi, di antaranya menjaga sopan santun, menghormati privasi, tidak membicarakan hal-hal yang negatif, dan senantiasa mendoakan kebaikan bagi yang dikunjungi.

Demikianlah beberapa pertanyaan umum dan jawabannya mengenai manfaat silaturahmi dalam hadis. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kita semua.

Catatan:
– Pertanyaan dan jawaban telah disesuaikan dengan konteks dan tata bahasa bahasa Indonesia.
– Format tanya jawab dibuat lebih ringkas dan jelas.
– Penulisan menggunakan bahasa yang lugas dan informatif.
– Penambahan informasi pendukung dan klarifikasi pada beberapa jawaban.

Tips Mempererat Silaturahmi Berdasarkan Hadis

Silaturahmi merupakan amalan yang sangat dianjurkan dalam ajaran Islam. Untuk mempererat silaturahmi, terdapat beberapa tips yang dapat diterapkan:

Tip 1: Jalin Komunikasi Secara Teratur

Hubungi keluarga, kerabat, dan teman secara rutin melalui telepon, pesan singkat, atau media sosial. Sapa kabar mereka, tanyakan kesehatannya, dan bagikan kabar terbaru.

Tip 2: Kunjungi Secara Langsung

Berkunjung langsung ke rumah atau tempat tinggal orang yang ingin disambung silaturahminya. Berbincanglah dengan ramah, dengarkan ceritanya, dan berikan perhatian penuh.

Tip 3: Saling Mendoakan

Doakan kebaikan bagi keluarga, kerabat, dan teman. Doa yang tulus dapat memperkuat ikatan silaturahmi dan mendatangkan keberkahan.

Tip 4: Hadiri Acara Keluarga

Hadiri acara-acara keluarga, seperti pernikahan, kelahiran, atau acara duka. Kehadiran Anda akan menunjukkan kepedulian dan mempererat hubungan kekeluargaan.

Tip 5: Maafkan dan Lupakan

Jika terjadi kesalahpahaman atau konflik, segeralah memaafkan dan melupakan kesalahan orang lain. Silaturahmi akan lebih mudah terjalin jika tidak ada dendam atau permasalahan yang mengganjal.

Tip 6: Bersikap Sopan dan Menghargai

Hormati perbedaan pendapat dan pandangan orang lain. Bersikaplah sopan dan menghargai, meskipun memiliki latar belakang atau pemikiran yang berbeda.

Dengan menerapkan tips di atas, silaturahmi dapat dipererat dan manfaatnya dapat dirasakan oleh semua pihak. Silaturahmi yang kuat akan menciptakan masyarakat yang harmonis, penuh kasih sayang, dan diridhai oleh Allah SWT.

Kesimpulan

Silaturahmi merupakan amalan yang dianjurkan dalam ajaran Islam karena memiliki banyak manfaat, baik di dunia maupun di akhirat. Manfaat-manfaat tersebut antara lain mempererat tali persaudaraan, memperlancar rezeki, menghapus dosa-dosa, menambah umur, mendatangkan keberkahan, menjadi sarana untuk saling mendoakan, mempererat hubungan antar sesama manusia, menjaga keharmonisan sosial, dan memperoleh pahala dari Allah SWT.

Untuk mempererat silaturahmi, dapat dilakukan beberapa upaya, seperti menjalin komunikasi secara teratur, mengunjungi secara langsung, saling mendoakan, menghadiri acara keluarga, memaafkan dan melupakan kesalahan, serta bersikap sopan dan menghargai. Dengan mempererat silaturahmi, akan tercipta masyarakat yang harmonis, penuh kasih sayang, dan diridhai oleh Allah SWT.

Youtube Video:


Artikel Terkait

Bagikan:

Sisca Staida

Kenalin, saya adalah seorang penulis artikel yang berpengalaman lebih dari 5 tahun. Hobi membaca referensi membuat saya selalu ingin berbagi pengalaman dalam bentuk artikel yang saya buat.

Artikel Terbaru