Puasa Asyura merupakan ibadah yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW dan memiliki banyak hikmah di dalamnya. Hikmah puasa Asyura adalah menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang, serta dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT. Selain itu, puasa Asyura juga dapat melatih kesabaran, menahan hawa nafsu, dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Berdasarkan sejarah, puasa Asyura pertama kali dilakukan oleh Nabi Musa AS dan pengikutnya untuk memperingati peristiwa diselamatkannya mereka dari kejaran Fir’aun. Puasa Asyura juga dilakukan oleh umat Islam pada masa Rasulullah SAW dan sampai sekarang masih terus dilaksanakan.
Puasa Asyura merupakan ibadah yang sangat dianjurkan karena memiliki banyak hikmah dan manfaat. Oleh karena itu, sangat dianjurkan bagi umat Islam untuk melaksanakan puasa Asyura setiap tahunnya.
Hikmah Puasa Asyura
Puasa Asyura memiliki banyak hikmah atau manfaat. Hikmah-hikmah tersebut sangat penting untuk diketahui oleh umat Islam agar dapat meningkatkan semangat dalam melaksanakan puasa Asyura.
- Menghapus dosa
- Meningkatkan pahala
- Melatih kesabaran
- Menahan hawa nafsu
- Meningkatkan ketakwaan
- Memperingati peristiwa bersejarah
- Meneladani Nabi Musa AS
- Mengharapkan ridha Allah SWT
- Menjaga kesehatan
- Meningkatkan solidaritas
Hikmah-hikmah puasa Asyura tersebut dapat diperoleh dengan melaksanakan puasa Asyura dengan ikhlas dan sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW. Selain itu, hikmah-hikmah tersebut juga dapat menjadi motivasi untuk terus istiqomah dalam beribadah kepada Allah SWT.
Menghapus Dosa
Puasa Asyura memiliki hikmah menghapus dosa, baik dosa besar maupun dosa kecil. Hikmah ini sangat penting karena setiap manusia pasti pernah melakukan dosa, baik disengaja maupun tidak disengaja. Dengan melaksanakan puasa Asyura, dosa-dosa tersebut dapat dihapuskan oleh Allah SWT.
- Dosa Besar
Puasa Asyura dapat menghapus dosa besar, seperti zina, mencuri, dan membunuh. Namun, penghapusan dosa besar tersebut harus disertai dengan taubat nasuha, yaitu taubat yang sungguh-sungguh dan tidak mengulangi dosa tersebut. - Dosa Kecil
Puasa Asyura juga dapat menghapus dosa kecil, seperti berbohong, ghibah, dan namimah. Penghapusan dosa kecil ini tidak memerlukan taubat nasuha. - Dosa Masa Lalu dan Masa Depan
Puasa Asyura dapat menghapus dosa masa lalu dan masa depan. Artinya, dosa-dosa yang telah dilakukan sebelum puasa Asyura dan dosa-dosa yang akan dilakukan setelah puasa Asyura dapat dihapuskan dengan melaksanakan puasa Asyura. - Syarat Penghapusan Dosa
Penghapusan dosa dengan puasa Asyura memiliki beberapa syarat, di antaranya: berniat puasa Asyura, melaksanakan puasa Asyura dengan benar, dan ikhlas dalam melaksanakan puasa Asyura.
Hikmah menghapus dosa ini menjadi motivasi bagi umat Islam untuk melaksanakan puasa Asyura setiap tahunnya. Dengan melaksanakan puasa Asyura, dosa-dosa yang telah dilakukan dapat dihapuskan sehingga dapat kembali suci dan bersih di hadapan Allah SWT.
Meningkatkan pahala
Puasa Asyura merupakan ibadah yang sangat dianjurkan karena memiliki banyak hikmah, salah satunya adalah meningkatkan pahala. Hikmah ini sangat penting karena setiap manusia pasti ingin mendapatkan pahala yang banyak dari Allah SWT. Dengan melaksanakan puasa Asyura, pahala yang didapatkan akan dilipatgandakan oleh Allah SWT.
Peningkatan pahala ini disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya:
- Puasa Asyura merupakan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Setiap ibadah sunnah yang dilaksanakan dengan ikhlas akan mendapatkan pahala dari Allah SWT.
- Puasa Asyura dilaksanakan pada hari yang istimewa, yaitu pada tanggal 10 Muharram. Hari Asyura merupakan hari yang penuh berkah dan ampunan dari Allah SWT.
- Puasa Asyura dapat menghapus dosa, baik dosa besar maupun dosa kecil. Penghapusan dosa ini akan membuat pahala yang didapatkan menjadi lebih banyak.
Selain itu, puasa Asyura juga memiliki beberapa keutamaan lainnya, seperti:
- Menjadi sebab diampuni oleh Allah SWT.
- Mendapatkan syafaat dari Rasulullah SAW.
- Diangkat derajatnya di sisi Allah SWT.
- Mendapatkan pahala yang sangat besar.
Dengan mengetahui hikmah dan keutamaan puasa Asyura, diharapkan umat Islam dapat semakin semangat dalam melaksanakan ibadah sunnah ini. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita dan memberikan pahala yang berlimpah kepada kita semua.
Melatih kesabaran
Puasa Asyura merupakan ibadah yang dianjurkan karena memiliki banyak hikmah, salah satunya adalah melatih kesabaran. Hikmah ini sangat penting karena kesabaran merupakan salah satu sifat terpuji yang harus dimiliki oleh setiap muslim.
- Menahan lapar dan dahaga
Puasa Asyura melatih kesabaran dalam menahan lapar dan dahaga. Rasa lapar dan dahaga yang dirasakan saat berpuasa dapat melatih kita untuk mengendalikan hawa nafsu dan bersabar dalam menghadapi kesulitan.
- Mengendalikan emosi
Puasa Asyura juga melatih kesabaran dalam mengendalikan emosi. Saat berpuasa, kita diwajibkan untuk menahan diri dari marah, berkata kasar, dan berperilaku buruk lainnya. Hal ini melatih kita untuk mengendalikan emosi dan bersikap sabar dalam menghadapi berbagai situasi.
- Menerima cobaan
Puasa Asyura dapat melatih kesabaran dalam menerima cobaan. Rasa lapar dan dahaga yang dirasakan saat berpuasa dapat menjadi ujian kesabaran kita. Dengan melaksanakan puasa Asyura, kita belajar untuk menerima cobaan dengan sabar dan ikhlas.
- Menunggu pahala
Puasa Asyura juga melatih kesabaran dalam menunggu pahala. Pahala puasa Asyura sangat besar, namun kita tidak akan mendapatkannya secara instan. Kita harus bersabar menunggu pahala tersebut hingga hari kiamat. Kesabaran dalam menunggu pahala ini akan melatih kita untuk selalu berbuat baik dan tidak mudah menyerah.
Dengan melaksanakan puasa Asyura, kita dapat melatih kesabaran dalam berbagai aspek kehidupan. Kesabaran ini akan sangat bermanfaat bagi kita dalam menghadapi berbagai tantangan dan kesulitan yang akan kita hadapi di masa depan.
Menahan Hawa Nafsu
Menahan hawa nafsu merupakan salah satu hikmah penting dari puasa Asyura. Saat berpuasa, kita diwajibkan untuk menahan diri dari makan, minum, dan berhubungan suami istri dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Hal ini melatih kita untuk mengendalikan hawa nafsu dan keinginan duniawi.
Menahan hawa nafsu sangat penting dalam kehidupan seorang muslim. Dengan menahan hawa nafsu, kita dapat terhindar dari perbuatan dosa dan maksiat. Selain itu, menahan hawa nafsu juga dapat membantu kita untuk fokus pada ibadah dan hal-hal yang bermanfaat.
Dalam kehidupan sehari-hari, ada banyak contoh menahan hawa nafsu yang dapat kita lakukan. Misalnya, saat kita merasa lapar atau haus, kita menahan diri untuk tidak makan atau minum sebelum waktunya berbuka puasa. Selain itu, saat kita melihat sesuatu yang kita inginkan, kita menahan diri untuk tidak membelinya jika kita belum mampu membelinya.
Dengan memahami hubungan antara menahan hawa nafsu dan hikmah puasa Asyura, kita dapat semakin semangat dalam melaksanakan ibadah puasa. Semoga Allah SWT memberikan kita kekuatan untuk menahan hawa nafsu dan memberikan pahala yang berlimpah kepada kita semua.
Meningkatkan ketakwaan
Meningkatkan ketakwaan merupakan salah satu hikmah penting dari puasa Asyura. Ketakwaan adalah sikap takut kepada Allah SWT dan selalu menjalankan perintah-Nya serta menjauhi larangan-Nya. Dengan melaksanakan puasa Asyura, kita dapat meningkatkan ketakwaan kita dengan beberapa cara, di antaranya:
- Meningkatkan kesadaran akan kehadiran Allah SWT
Saat berpuasa, kita lebih fokus pada ibadah dan hal-hal yang berhubungan dengan Allah SWT. Hal ini meningkatkan kesadaran kita akan kehadiran Allah SWT dalam kehidupan kita.
- Menjauhi perbuatan dosa
Puasa Asyura melatih kita untuk menahan hawa nafsu dan keinginan duniawi. Hal ini membantu kita untuk menjauhi perbuatan dosa dan maksiat.
- Meningkatkan rasa syukur
Saat berpuasa, kita merasakan nikmatnya makan dan minum setelah berbuka puasa. Hal ini meningkatkan rasa syukur kita kepada Allah SWT atas segala nikmat yang telah diberikan.
- Meneladani Rasulullah SAW
Rasulullah SAW sangat menganjurkan umatnya untuk melaksanakan puasa Asyura. Dengan melaksanakan puasa Asyura, kita meneladani Rasulullah SAW dan meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT.
Dengan memahami hikmah puasa Asyura dalam meningkatkan ketakwaan, kita dapat semakin semangat dalam melaksanakan ibadah puasa sunnah ini. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita dan memberikan pahala yang berlimpah kepada kita semua.
Memperingati peristiwa bersejarah
Memperingati peristiwa bersejarah merupakan salah satu hikmah penting dari puasa Asyura. Dengan melaksanakan puasa Asyura, kita dapat memperingati peristiwa-peristiwa penting dalam sejarah Islam, khususnya peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Madinah.
- Peristiwa Hijrah
Puasa Asyura dilaksanakan bertepatan dengan tanggal 10 Muharram, yang merupakan hari peringatan peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Madinah. Peristiwa hijrah ini merupakan peristiwa penting dalam sejarah Islam, karena menjadi awal berdirinya negara Islam di Madinah.
- Penyelamatan Nabi Musa AS
Selain memperingati peristiwa hijrah, puasa Asyura juga memperingati peristiwa penyelamatan Nabi Musa AS dan kaumnya dari kejaran Fir’aun. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 10 Muharram, dan menjadi salah satu peristiwa penting dalam sejarah umat Islam.
- Hari Asyura pada Zaman Jahiliyah
Sebelum Islam datang, masyarakat Arab jahiliyah juga telah melaksanakan puasa Asyura. Mereka berpuasa pada hari Asyura untuk memperingati peristiwa dibunuhnya seorang tokoh penting, yaitu Husain bin Ali.
- Makna Puasa Asyura
Dengan melaksanakan puasa Asyura, kita dapat mengambil hikmah dari peristiwa-peristiwa bersejarah yang terjadi pada hari tersebut. Kita dapat belajar tentang pengorbanan, perjuangan, dan kemenangan yang diraih oleh umat Islam terdahulu. Hal ini dapat memotivasi kita untuk menjadi muslim yang lebih baik dan berjuang untuk menegakkan agama Islam.
Dengan memahami hikmah puasa Asyura dalam memperingati peristiwa bersejarah, kita dapat semakin semangat dalam melaksanakan ibadah puasa sunnah ini. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita dan memberikan pahala yang berlimpah kepada kita semua.
Meneladani Nabi Musa AS
Puasa Asyura merupakan ibadah yang sangat dianjurkan karena memiliki banyak hikmah, salah satunya adalah meneladani Nabi Musa AS. Nabi Musa AS merupakan salah satu nabi yang sangat penting dalam sejarah Islam. Beliau adalah nabi yang memimpin kaum Bani Israil keluar dari perbudakan di Mesir dan menerima wahyu dari Allah SWT berupa Taurat.
Dalam melaksanakan puasa Asyura, kita meneladani perjuangan Nabi Musa AS dalam melawan kezaliman Fir’aun dan membebaskan kaumnya dari perbudakan. Puasa Asyura mengajarkan kita untuk selalu berjuang menegakkan kebenaran dan keadilan, serta tidak takut menghadapi kesulitan dalam menjalankan perintah Allah SWT.
Selain itu, puasa Asyura juga mengajarkan kita untuk bersyukur atas nikmat Allah SWT. Nabi Musa AS dan kaumnya bersyukur kepada Allah SWT setelah berhasil diselamatkan dari kejaran Fir’aun. Kita juga harus bersyukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang telah diberikan kepada kita, salah satunya nikmat kesehatan dan keselamatan.
Dengan memahami hikmah puasa Asyura dalam meneladani Nabi Musa AS, kita dapat semakin semangat dalam melaksanakan ibadah puasa sunnah ini. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita dan memberikan pahala yang berlimpah kepada kita semua.
Mengharapkan Ridha Allah SWT
Mengharapkan ridha Allah SWT merupakan salah satu hikmah penting dari puasa Asyura. Dengan melaksanakan puasa Asyura, kita menunjukkan bahwa kita beribadah hanya karena Allah SWT dan mengharapkan pahala dari-Nya. Hal ini sangat penting karena merupakan tujuan utama dari beribadah, yaitu untuk mendapatkan keridaan Allah SWT.
- Ikhlas Beribadah
Puasa Asyura melatih kita untuk beribadah dengan ikhlas, yaitu beribadah hanya karena Allah SWT dan tidak mengharapkan pujian atau balasan dari manusia. - Mencari Pahala
Dengan melaksanakan puasa Asyura, kita berharap mendapatkan pahala yang besar dari Allah SWT. Pahala ini akan menjadi bekal kita di akhirat kelak. - Mengutamakan Allah SWT
Puasa Asyura mengajarkan kita untuk mengutamakan Allah SWT dalam hidup kita. Kita rela menahan lapar dan dahaga demi mendapatkan ridha Allah SWT. - Meneladani Rasulullah SAW
Rasulullah SAW sangat menganjurkan umatnya untuk melaksanakan puasa Asyura. Dengan melaksanakan puasa Asyura, kita meneladani Rasulullah SAW dan menunjukkan kecintaan kita kepada beliau.
Dengan memahami hikmah puasa Asyura dalam mengharapkan ridha Allah SWT, kita dapat semakin semangat dalam melaksanakan ibadah puasa sunnah ini. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita dan memberikan pahala yang berlimpah kepada kita semua.
Menjaga Kesehatan
Puasa Asyura merupakan ibadah yang sangat dianjurkan karena memiliki banyak hikmah, salah satunya adalah menjaga kesehatan. Hikmah ini sangat penting karena kesehatan merupakan nikmat Allah SWT yang harus kita syukuri dan jaga. Dengan melaksanakan puasa Asyura, kita dapat menjaga kesehatan tubuh kita dengan beberapa cara, di antaranya:
- Detoksifikasi
Puasa Asyura dapat membantu proses detoksifikasi tubuh. Saat berpuasa, tubuh kita beristirahat dari aktivitas pencernaan dan metabolisme. Hal ini memberikan kesempatan bagi tubuh untuk mengeluarkan racun-racun yang menumpuk di dalam tubuh. - Meningkatkan Metabolisme
Puasa Asyura dapat meningkatkan metabolisme tubuh. Saat berpuasa, tubuh kita akan membakar lebih banyak lemak sebagai sumber energi. Hal ini dapat membantu kita menurunkan berat badan dan menjaga berat badan ideal. - Menurunkan Kolesterol
Puasa Asyura dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Saat berpuasa, tubuh kita tidak mengonsumsi makanan yang mengandung kolesterol. Hal ini dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL). - Mengontrol Gula Darah
Puasa Asyura dapat membantu mengontrol kadar gula darah. Saat berpuasa, tubuh kita tidak mengonsumsi makanan yang mengandung gula. Hal ini dapat membantu menurunkan kadar gula darah dan mencegah penyakit diabetes.
Dengan memahami hikmah puasa Asyura dalam menjaga kesehatan, kita dapat semakin semangat dalam melaksanakan ibadah puasa sunnah ini. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita dan memberikan pahala yang berlimpah kepada kita semua.
Meningkatkan solidaritas
Puasa Asyura merupakan ibadah yang memiliki banyak hikmah, salah satunya adalah meningkatkan solidaritas. Solidaritas merupakan sikap saling membantu dan bekerja sama dalam kebaikan. Puasa Asyura mengajarkan kita untuk memperkuat solidaritas sesama muslim dan sesama manusia.
- Saling tolong menolong
Puasa Asyura mengajarkan kita untuk saling tolong menolong, terutama dalam hal kebaikan. Kita dapat membantu tetangga kita yang sedang kesusahan, atau membantu orang yang membutuhkan di sekitar kita.
- Menjalin silaturahmi
Puasa Asyura juga merupakan sarana untuk menjalin silaturahmi. Kita dapat saling mengunjungi rumah tetangga atau saudara, dan berbagi makanan dan minuman untuk buka puasa bersama.
- Mempererat persaudaraan
Puasa Asyura dapat mempererat persaudaraan sesama muslim. Saat berbuka puasa bersama, kita dapat saling berbincang dan berbagi cerita, sehingga hubungan antar sesama semakin erat.
- Menumbuhkan rasa empati
Puasa Asyura dapat menumbuhkan rasa empati dalam diri kita. Saat kita menahan lapar dan dahaga, kita akan lebih memahami penderitaan orang lain yang kekurangan makanan dan minuman.
Dengan memahami hikmah puasa Asyura dalam meningkatkan solidaritas, kita dapat semakin semangat dalam melaksanakan ibadah puasa sunnah ini. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita dan memberikan pahala yang berlimpah kepada kita semua.
FAQ Puasa Asyura
Berikut adalah beberapa pertanyaan umum dan jawabannya mengenai hikmah puasa Asyura:
Pertanyaan 1: Apa saja hikmah puasa Asyura?
Jawaban: Puasa Asyura memiliki banyak hikmah, di antaranya menghapus dosa, meningkatkan pahala, melatih kesabaran, menahan hawa nafsu, meningkatkan ketakwaan, memperingati peristiwa bersejarah, meneladani Nabi Musa AS, mengharapkan ridha Allah SWT, menjaga kesehatan, meningkatkan solidaritas, dan masih banyak hikmah lainnya.
Pertanyaan 2: Apakah puasa Asyura dapat menghapus dosa besar?
Jawaban: Ya, puasa Asyura dapat menghapus dosa besar, seperti zina, mencuri, dan membunuh. Namun, penghapusan dosa besar tersebut harus disertai dengan taubat nasuha, yaitu taubat yang sungguh-sungguh dan tidak mengulangi dosa tersebut.
Pertanyaan 3: Bagaimana cara melaksanakan puasa Asyura?
Jawaban: Puasa Asyura dilaksanakan dengan menahan diri dari makan, minum, dan berhubungan suami istri dari terbit fajar hingga terbenam matahari pada tanggal 10 Muharram.
Pertanyaan 4: Kapan waktu pelaksanaan puasa Asyura?
Jawaban: Puasa Asyura dilaksanakan pada tanggal 10 Muharram, yaitu pada hari kesepuluh bulan Muharram dalam kalender Hijriyah.
Pertanyaan 5: Apakah puasa Asyura termasuk puasa wajib?
Jawaban: Tidak, puasa Asyura termasuk puasa sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW.
Pertanyaan 6: Apa saja keutamaan puasa Asyura?
Jawaban: Puasa Asyura memiliki banyak keutamaan, di antaranya diampuni oleh Allah SWT, mendapatkan syafaat dari Rasulullah SAW, diangkat derajatnya di sisi Allah SWT, mendapatkan pahala yang sangat besar, dan lain-lain.
Demikianlah beberapa pertanyaan umum dan jawabannya mengenai hikmah puasa Asyura. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kita semua. Dengan memahami hikmah puasa Asyura, kita dapat semakin semangat dalam melaksanakan ibadah puasa sunnah ini.
Selanjutnya, kita akan membahas lebih lanjut tentang tata cara pelaksanaan puasa Asyura dan hal-hal yang perlu diperhatikan saat melaksanakan puasa Asyura.
Tips Melaksanakan dan Mendapatkan Hikmah Puasa Asyura
Puasa Asyura merupakan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Ibadah ini memiliki banyak manfaat dan hikmah, baik bagi kesehatan jasmani maupun rohani. Berikut adalah beberapa tips untuk melaksanakan dan mendapatkan hikmah puasa Asyura:
1. Niat karena Allah SWT
Niat yang ikhlas merupakan syarat utama dalam beribadah, termasuk puasa Asyura. Niatkan puasa Asyura karena Allah SWT semata, untuk mendapatkan ridha dan pahala dari-Nya.
2. Persiapkan diri dengan baik
Sebelum melaksanakan puasa Asyura, persiapkan diri dengan baik. Istirahat yang cukup, konsumsi makanan yang sehat, dan perbanyak minum air putih agar tubuh siap menjalani puasa.
3. Berbuka dan sahur secukupnya
Saat berbuka dan sahur, konsumsilah makanan dan minuman secukupnya. Hindari makan berlebihan karena dapat membuat perut tidak nyaman dan mengganggu kekhusyukan ibadah.
4. Perbanyak doa dan dzikir
Perbanyak doa dan dzikir selama melaksanakan puasa Asyura. Mohonlah ampunan dan perlindungan Allah SWT, serta bacalah doa-doa yang dianjurkan Rasulullah SAW.
5. Manfaatkan waktu untuk beribadah
Puasa Asyura merupakan momen yang tepat untuk memperbanyak ibadah. Manfaatkan waktu untuk membaca Al-Qur’an, shalat sunnah, dan berdzikir.
6. Bersedekah dan berbagi kebaikan
Bersedekah dan berbagi kebaikan merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan saat melaksanakan puasa Asyura. Bantulah orang-orang yang membutuhkan dan berbagi kebahagiaan dengan sesama.
Dengan melaksanakan tips-tips di atas, semoga kita dapat melaksanakan puasa Asyura dengan baik dan mendapatkan hikmah yang terkandung di dalamnya. Puasa Asyura mengajarkan kita tentang kesabaran, menahan hawa nafsu, dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Tips-tips ini dapat membantu kita untuk memaksimalkan manfaat puasa Asyura dan menjadikannya sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas diri dan hubungan kita dengan Allah SWT.
Hikmah Puasa Asyura
Puasa Asyura mengajarkan kita banyak hikmah, di antaranya menghapus dosa, meningkatkan pahala, menahan hawa nafsu, dan meningkatkan ketakwaan. Momen ini menjadi pengingat akan pentingnya kesabaran, perjuangan, dan kemenangan umat Islam. Dengan berpuasa, kita tidak hanya menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga melatih kesabaran dan ketahanan dalam menghadapi kesulitan.
Puasa Asyura juga mengajarkan kita untuk bersyukur atas nikmat Allah SWT, meneladani perjuangan Nabi Musa AS, dan mengharapkan ridha-Nya. Hal ini dapat kita wujudkan dengan memperbanyak doa dan dzikir, bersedekah, dan berbagi kebaikan kepada sesama. Dengan mengamalkan hikmah puasa Asyura, kita dapat menjadi pribadi yang lebih baik, bertakwa kepada Allah SWT, dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
Youtube Video:
