
Musyawarah merupakan sebuah proses pengambilan keputusan secara bersama-sama dengan melibatkan semua anggota kelompok. Manfaat dari musyawarah adalah dapat menghasilkan keputusan yang lebih baik, meningkatkan rasa kebersamaan, serta melatih kemampuan berpikir kritis dan komunikasi.
Keputusan yang diambil melalui musyawarah biasanya lebih berkualitas karena mempertimbangkan berbagai perspektif dan pendapat. Selain itu, musyawarah juga dapat meningkatkan rasa kebersamaan antar anggota kelompok karena setiap anggota merasa dilibatkan dan dihargai pendapatnya. Terakhir, musyawarah dapat melatih kemampuan berpikir kritis dan komunikasi karena setiap anggota harus mampu menyampaikan pendapatnya dengan jelas dan logis serta mempertimbangkan pendapat orang lain.
Dalam praktiknya, musyawarah dapat diterapkan dalam berbagai bidang, seperti pengambilan keputusan dalam organisasi, penyelesaian konflik, dan perencanaan pembangunan. Dengan memahami manfaat dari musyawarah, diharapkan masyarakat dapat lebih aktif berpartisipasi dalam proses pengambilan keputusan dan berkontribusi pada terciptanya masyarakat yang lebih demokratis dan partisipatif.
manfaat dari musyawarah adalah
Musyawarah merupakan salah satu cara pengambilan keputusan yang sangat penting dalam masyarakat. Melalui musyawarah, setiap anggota kelompok dapat menyampaikan pendapat dan aspirasinya, sehingga keputusan yang diambil dapat mengakomodasi kepentingan semua pihak. Adapun beberapa manfaat dari musyawarah adalah sebagai berikut:
- Meng hasilkan keputusan yang lebih baik
- Meningkatkan rasa kebersamaan
- Melatih kemampuan berpikir kritis
- Melatih kemampuan komunikasi
- Menciptakan suasana yang demokratis
- Menghindari konflik
- Membangun rasa saling percaya
- Menumbuhkan rasa tanggung jawab
Sebagai contoh, dalam sebuah organisasi, musyawarah dapat digunakan untuk mengambil keputusan tentang berbagai hal, seperti pemilihan ketua, penyusunan program kerja, atau penggalangan dana. Melalui musyawarah, setiap anggota organisasi dapat menyampaikan pendapatnya dan memberikan masukan, sehingga keputusan yang diambil dapat mengakomodasi kepentingan semua pihak. Selain itu, musyawarah juga dapat meningkatkan rasa kebersamaan antar anggota organisasi karena setiap anggota merasa dilibatkan dan dihargai pendapatnya.
Meng hasilkan keputusan yang lebih baik
Salah satu manfaat utama dari musyawarah adalah dapat menghasilkan keputusan yang lebih baik. Hal ini karena musyawarah memungkinkan semua anggota kelompok untuk menyampaikan pendapat dan aspirasinya, sehingga keputusan yang diambil dapat mengakomodasi kepentingan semua pihak.
- Partisipasi dan keterlibatan
Dalam musyawarah, setiap anggota kelompok memiliki kesempatan yang sama untuk menyampaikan pendapat dan aspirasinya. Hal ini memastikan bahwa semua perspektif dan kepentingan terwakili dalam proses pengambilan keputusan. - Pertimbangan yang matang
Musyawarah memberikan waktu dan ruang bagi anggota kelompok untuk mempertimbangkan berbagai opsi dan alternatif sebelum mengambil keputusan. Hal ini memungkinkan kelompok untuk membuat keputusan yang lebih matang dan bijaksana. - Konsensus dan komitmen
Keputusan yang diambil melalui musyawarah biasanya merupakan hasil konsensus, yaitu keputusan yang disetujui oleh semua atau sebagian besar anggota kelompok. Hal ini menciptakan rasa komitmen dan tanggung jawab bersama terhadap keputusan yang telah diambil. - Inovasi dan kreativitas
Musyawarah dapat mendorong inovasi dan kreativitas karena memungkinkan anggota kelompok untuk berbagi ide dan perspektif yang beragam. Hal ini dapat menghasilkan solusi dan pendekatan baru yang mungkin tidak muncul jika keputusan diambil secara individual.
Dengan demikian, musyawarah merupakan cara pengambilan keputusan yang sangat efektif untuk menghasilkan keputusan yang lebih baik. Keputusan yang diambil melalui musyawarah biasanya lebih komprehensif, matang, dan diterima oleh semua pihak.
Meningkatkan rasa kebersamaan
Musyawarah merupakan salah satu cara pengambilan keputusan yang dapat meningkatkan rasa kebersamaan antar anggota kelompok. Hal ini karena musyawarah memungkinkan setiap anggota untuk berpartisipasi aktif dalam proses pengambilan keputusan, sehingga merasa dihargai dan dilibatkan.
- Partisipasi dan keterlibatan
Dalam musyawarah, setiap anggota kelompok memiliki kesempatan yang sama untuk menyampaikan pendapat dan aspirasinya. Hal ini menciptakan rasa memiliki dan kebersamaan karena setiap anggota merasa bahwa pendapatnya dihargai dan dipertimbangkan. - Kesetaraan dan rasa hormat
Musyawarah menekankan prinsip kesetaraan dan rasa hormat antar anggota kelompok. Setiap anggota memiliki hak yang sama untuk menyampaikan pendapatnya dan pendapat setiap anggota harus dihormati, meskipun berbeda. Hal ini menciptakan suasana yang kondusif untuk membangun rasa kebersamaan. - Konsensus dan komitmen
Keputusan yang diambil melalui musyawarah biasanya merupakan hasil konsensus, yaitu keputusan yang disetujui oleh semua atau sebagian besar anggota kelompok. Hal ini menciptakan rasa komitmen dan tanggung jawab bersama terhadap keputusan yang telah diambil, sehingga memperkuat rasa kebersamaan antar anggota kelompok. - Saling pengertian dan toleransi
Musyawarah mendorong anggota kelompok untuk saling memahami dan menoleransi perbedaan pendapat. Melalui diskusi dan pertukaran pendapat, anggota kelompok dapat belajar menghargai perspektif yang berbeda dan mengembangkan sikap toleransi, sehingga mempererat rasa kebersamaan.
Dengan demikian, musyawarah merupakan cara pengambilan keputusan yang sangat efektif untuk meningkatkan rasa kebersamaan antar anggota kelompok. Musyawarah menciptakan suasana yang partisipatif,, demokratis, dan saling menghargai, sehingga memperkuat ikatan kebersamaan dan rasa kekeluargaan antar anggota kelompok.
Melatih kemampuan berpikir kritis
Musyawarah merupakan salah satu cara pengambilan keputusan yang dapat melatih kemampuan berpikir kritis. Hal ini karena musyawarah mengharuskan setiap anggota kelompok untuk menganalisis masalah, mengevaluasi solusi alternatif, dan membuat keputusan yang logis dan rasional.
Dalam musyawarah, setiap anggota kelompok memiliki kesempatan untuk menyampaikan pendapat dan aspirasinya. Hal ini mendorong anggota kelompok untuk berpikir kritis tentang masalah yang dihadapi dan mencari solusi yang terbaik. Selain itu, anggota kelompok juga harus mampu mengevaluasi pendapat orang lain dan memberikan alasan yang logis untuk mendukung pendapatnya.
Melatih kemampuan berpikir kritis melalui musyawarah sangat penting karena dapat membantu kelompok untuk mengambil keputusan yang lebih baik. Keputusan yang diambil melalui musyawarah biasanya lebih komprehensif, matang, dan diterima oleh semua pihak karena setiap anggota kelompok telah berpikir kritis tentang masalah yang dihadapi dan solusi alternatif yang tersedia.
Sebagai contoh, dalam sebuah organisasi, musyawarah dapat digunakan untuk mengambil keputusan tentang berbagai hal, seperti pemilihan ketua, penyusunan program kerja, atau penggalangan dana. Melalui musyawarah, setiap anggota organisasi dapat menyampaikan pendapatnya dan memberikan masukan, sehingga keputusan yang diambil dapat mengakomodasi kepentingan semua pihak. Selain itu, musyawarah juga dapat melatih kemampuan berpikir kritis anggota organisasi karena setiap anggota harus mampu menganalisis masalah, mengevaluasi solusi alternatif, dan membuat keputusan yang logis dan rasional.
Melatih kemampuan komunikasi
Musyawarah merupakan salah satu cara pengambilan keputusan yang dapat melatih kemampuan komunikasi. Hal ini karena musyawarah mengharuskan setiap anggota kelompok untuk menyampaikan pendapat dan aspirasinya secara jelas dan efektif, serta mendengarkan dan memahami pendapat orang lain.
- Kemampuan berbicara
Dalam musyawarah, setiap anggota kelompok memiliki kesempatan untuk menyampaikan pendapat dan aspirasinya. Hal ini melatih kemampuan berbicara anggota kelompok karena mereka harus mampu mengutarakan pikiran dan gagasannya dengan jelas dan efektif, sehingga dapat dipahami oleh anggota kelompok lainnya. - Kemampuan mendengarkan
Selain menyampaikan pendapat, anggota kelompok juga harus mampu mendengarkan dan memahami pendapat orang lain. Hal ini melatih kemampuan mendengarkan anggota kelompok karena mereka harus mampu menangkap isi pembicaraan orang lain, memahami maksud dan tujuannya, serta memberikan tanggapan yang sesuai. - Kemampuan bernegosiasi
Dalam musyawarah, seringkali terjadi perbedaan pendapat antar anggota kelompok. Hal ini mengharuskan anggota kelompok untuk mampu bernegosiasi dan mencari titik temu. Kemampuan bernegosiasi melatih anggota kelompok untuk dapat mempertahankan pendapatnya dengan baik, tetapi juga mampu berkompromi dan mencapai kesepakatan dengan orang lain. - Kemampuan kerja sama
Musyawarah merupakan kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama. Hal ini melatih kemampuan kerja sama anggota kelompok karena mereka harus mampu bekerja sama dalam menyampaikan pendapat, mencari solusi, dan mengambil keputusan.
Dengan demikian, musyawarah merupakan cara pengambilan keputusan yang sangat efektif untuk melatih kemampuan komunikasi. Musyawarah melatih anggota kelompok untuk dapat berbicara dengan jelas dan efektif, mendengarkan dan memahami pendapat orang lain, bernegosiasi dan mencari titik temu, serta bekerja sama dalam mengambil keputusan.
Menciptakan suasana yang demokratis
Musyawarah merupakan salah satu cara pengambilan keputusan yang dapat menciptakan suasana yang demokratis. Hal ini karena musyawarah menekankan prinsip kesetaraan dan menghargai pendapat setiap anggota kelompok.
- Kesetaraan dan partisipasi
Dalam musyawarah, setiap anggota kelompok memiliki hak yang sama untuk menyampaikan pendapat dan aspirasinya. Hal ini menciptakan suasana yang demokratis karena setiap anggota merasa dihargai dan dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan. - Kebebasan berpendapat
Musyawarah memberikan kebebasan kepada setiap anggota kelompok untuk menyampaikan pendapat dan aspirasinya tanpa takut dihakimi atau dibungkam. Hal ini menciptakan suasana yang demokratis karena setiap anggota merasa bebas untuk mengekspresikan pikiran dan gagasannya. - Menghargai perbedaan pendapat
Musyawarah menghargai perbedaan pendapat antar anggota kelompok. Setiap anggota kelompok didorong untuk menyampaikan pendapatnya, meskipun berbeda dengan pendapat anggota kelompok lainnya. Hal ini menciptakan suasana yang demokratis karena setiap anggota merasa dihargai dan pendapatnya dihormati. - Konsensus dan komitmen
Keputusan yang diambil melalui musyawarah biasanya merupakan hasil konsensus, yaitu keputusan yang disetujui oleh semua atau sebagian besar anggota kelompok. Hal ini menciptakan suasana yang demokratis karena setiap anggota merasa bahwa pendapatnya telah diakomodasi dalam keputusan yang diambil.
Dengan demikian, musyawarah merupakan cara pengambilan keputusan yang sangat efektif untuk menciptakan suasana yang demokratis. Musyawarah memberikan kesempatan kepada setiap anggota kelompok untuk berpartisipasi, menyampaikan pendapatnya, dan terlibat dalam proses pengambilan keputusan. Hal ini menciptakan suasana yang menghargai perbedaan pendapat, kebebasan berpendapat, dan kesetaraan, sehingga memperkuat nilai-nilai demokrasi dalam kelompok.
Menghindari konflik
Salah satu manfaat dari musyawarah adalah dapat menghindari konflik. Hal ini karena musyawarah merupakan proses pengambilan keputusan yang melibatkan semua anggota kelompok, sehingga setiap anggota memiliki kesempatan untuk menyampaikan pendapat dan aspirasinya. Dengan demikian, setiap anggota merasa dihargai dan dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan, sehingga meminimalkan potensi terjadinya konflik.
Selain itu, musyawarah juga dapat melatih kemampuan komunikasi dan negosiasi antar anggota kelompok. Melalui musyawarah, anggota kelompok belajar untuk menyampaikan pendapatnya dengan jelas dan efektif, mendengarkan pendapat orang lain, serta mencari titik temu. Hal ini sangat penting untuk menghindari konflik karena memungkinkan anggota kelompok untuk memahami perspektif yang berbeda dan mencari solusi yang dapat diterima oleh semua pihak.
Dalam praktiknya, musyawarah dapat digunakan untuk menghindari konflik dalam berbagai situasi, seperti pengambilan keputusan dalam organisasi, penyelesaian sengketa, dan perencanaan pembangunan. Sebagai contoh, dalam sebuah organisasi, musyawarah dapat digunakan untuk mengambil keputusan tentang berbagai hal, seperti pemilihan ketua, penyusunan program kerja, atau penggalangan dana. Melalui musyawarah, setiap anggota organisasi dapat menyampaikan pendapatnya dan memberikan masukan, sehingga keputusan yang diambil dapat mengakomodasi kepentingan semua pihak dan menghindari konflik.
Membangun rasa saling percaya
Membangun rasa saling percaya merupakan salah satu manfaat penting dari musyawarah. Musyawarah yang dilakukan secara terbuka dan jujur dapat membantu membangun rasa saling percaya antar anggota kelompok karena setiap anggota merasa dihargai dan dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan.
Ketika rasa saling percaya terbangun, anggota kelompok akan lebih terbuka untuk berbagi ide dan pendapat, sehingga menghasilkan keputusan yang lebih baik. Selain itu, rasa saling percaya juga dapat mengurangi konflik dan meningkatkan kerja sama antar anggota kelompok.
Dalam praktiknya, musyawarah dapat digunakan untuk membangun rasa saling percaya dalam berbagai situasi, seperti pengambilan keputusan dalam organisasi, penyelesaian konflik, dan perencanaan pembangunan. Sebagai contoh, dalam sebuah organisasi, musyawarah dapat digunakan untuk mengambil keputusan tentang berbagai hal, seperti pemilihan ketua, penyusunan program kerja, atau penggalangan dana. Melalui musyawarah, setiap anggota organisasi dapat menyampaikan pendapatnya dan memberikan masukan, sehingga keputusan yang diambil dapat mengakomodasi kepentingan semua pihak dan membangun rasa saling percaya antar anggota organisasi.
Menumbuhkan rasa tanggung jawab
Musyawarah merupakan salah satu cara pengambilan keputusan yang dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab pada setiap anggota kelompok. Hal ini karena dalam musyawarah, setiap anggota memiliki kesempatan yang sama untuk menyampaikan pendapat dan aspirasinya. Dengan demikian, setiap anggota merasa memiliki peran dan tanggung jawab dalam pengambilan keputusan.
Selain itu, musyawarah juga dapat melatih kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah. Melalui musyawarah, anggota kelompok belajar untuk menganalisis masalah, mengevaluasi solusi alternatif, dan membuat keputusan yang logis dan rasional. Hal ini dapat meningkatkan rasa tanggung jawab anggota kelompok karena mereka merasa memiliki kemampuan dan keterampilan yang diperlukan untuk membuat keputusan yang baik.
Dalam praktiknya, musyawarah dapat digunakan untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab dalam berbagai situasi, seperti pengambilan keputusan dalam organisasi, penyelesaian konflik, dan perencanaan pembangunan. Sebagai contoh, dalam sebuah organisasi, musyawarah dapat digunakan untuk mengambil keputusan tentang berbagai hal, seperti pemilihan ketua, penyusunan program kerja, atau penggalangan dana. Melalui musyawarah, setiap anggota organisasi dapat menyampaikan pendapatnya dan memberikan masukan, sehingga keputusan yang diambil dapat mengakomodasi kepentingan semua pihak dan menumbuhkan rasa tanggung jawab pada setiap anggota organisasi.
Studi Kasus dan Bukti Ilmiah
Musyawarah telah banyak dipelajari dan diterapkan dalam berbagai bidang, seperti pengambilan keputusan, penyelesaian konflik, dan perencanaan pembangunan. Salah satu studi kasus yang terkenal adalah penggunaan musyawarah dalam penyelesaian konflik di Afrika Selatan pasca apartheid. Musyawarah digunakan untuk memfasilitasi dialog dan rekonsiliasi antara kelompok yang berbeda, dan hasilnya sangat positif dalam membangun kembali kepercayaan dan persatuan.
Studi lain yang menunjukkan manfaat musyawarah adalah penelitian yang dilakukan oleh para peneliti di Universitas Harvard. Penelitian ini menemukan bahwa musyawarah dapat meningkatkan kualitas pengambilan keputusan dan kepuasan anggota kelompok. Selain itu, musyawarah juga ditemukan dapat meningkatkan rasa kebersamaan dan kerja sama antar anggota kelompok.
Meskipun musyawarah memiliki banyak manfaat, ada juga beberapa perdebatan mengenai efektivitasnya. Beberapa kritikus berpendapat bahwa musyawarah dapat memakan waktu dan tidak selalu menghasilkan keputusan yang optimal. Namun, penelitian telah menunjukkan bahwa dengan fasilitasi yang baik dan komitmen dari anggota kelompok, musyawarah dapat menjadi cara yang efektif untuk mengambil keputusan dan menyelesaikan konflik.
Untuk lebih memahami manfaat dan keterbatasan musyawarah, penting untuk mengkaji secara kritis bukti ilmiah dan studi kasus yang tersedia. Hal ini akan membantu Anda dalam mengambil keputusan yang tepat tentang kapan dan bagaimana menggunakan musyawarah dalam situasi tertentu.
Pada bagian selanjutnya, kita akan membahas beberapa pertanyaan yang sering diajukan tentang musyawarah.
Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang Musyawarah
Berikut ini adalah beberapa pertanyaan yang sering diajukan tentang musyawarah:
Pertanyaan 1: Apa saja manfaat dari musyawarah?
Musyawarah memiliki banyak manfaat, antara lain dapat menghasilkan keputusan yang lebih baik, meningkatkan rasa kebersamaan, melatih kemampuan berpikir kritis dan komunikasi, menciptakan suasana yang demokratis, menghindari konflik, membangun rasa saling percaya, dan menumbuhkan rasa tanggung jawab.
Pertanyaan 2: Dalam situasi apa saja musyawarah dapat digunakan?
Musyawarah dapat digunakan dalam berbagai situasi, seperti pengambilan keputusan dalam organisasi, penyelesaian konflik, perencanaan pembangunan, dan penyelesaian masalah.
Pertanyaan 3: Bagaimana cara melakukan musyawarah secara efektif?
Untuk melakukan musyawarah secara efektif, perlu diperhatikan beberapa hal, seperti menciptakan suasana yang kondusif, melibatkan semua anggota kelompok, menghargai pendapat setiap anggota, dan mencari titik temu.
Pertanyaan 4: Apa saja kelemahan dari musyawarah?
Meskipun memiliki banyak manfaat, musyawarah juga memiliki beberapa kelemahan, seperti dapat memakan waktu, tidak selalu menghasilkan keputusan yang optimal, dan memerlukan komitmen dari semua anggota kelompok.
Pertanyaan 5: Bagaimana cara mengatasi kelemahan dari musyawarah?
Untuk mengatasi kelemahan dari musyawarah, dapat dilakukan beberapa hal, seperti membatasi waktu musyawarah, menetapkan tujuan yang jelas, dan menggunakan teknik fasilitasi yang tepat.
Pertanyaan 6: Apa saja alternatif dari musyawarah?
Selain musyawarah, terdapat beberapa alternatif pengambilan keputusan, seperti voting, diktator, dan delegasi. Masing-masing alternatif memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri, sehingga perlu dipilih sesuai dengan situasi dan kondisi.
Demikianlah beberapa pertanyaan yang sering diajukan tentang musyawarah. Dengan memahami manfaat, kelemahan, dan cara melakukan musyawarah secara efektif, Anda dapat memanfaatkan musyawarah untuk mengambil keputusan yang lebih baik dan menyelesaikan masalah secara bersama-sama.
Pada bagian selanjutnya, kita akan membahas beberapa tips untuk melakukan musyawarah yang efektif.
Tips Melakukan Musyawarah secara Efektif
Musyawarah merupakan salah satu cara pengambilan keputusan yang sangat bermanfaat. Namun, untuk mendapatkan hasil yang optimal, musyawarah perlu dilakukan secara efektif.
Tip 1: Ciptakan suasana yang kondusif
Suasana yang kondusif akan membuat anggota kelompok merasa nyaman dan bebas untuk menyampaikan pendapatnya. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menciptakan suasana yang kondusif antara lain memilih tempat yang nyaman, memastikan ruangan tenang dan tidak terganggu, serta memulai musyawarah dengan suasana yang positif.
Tip 2: Libatkan semua anggota kelompok
Semua anggota kelompok harus diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapatnya. Jangan biarkan didominasi oleh beberapa orang saja. Fasilitator dapat memastikan bahwa setiap anggota kelompok mendapat kesempatan untuk berbicara.
Tip 3: Hargai pendapat setiap anggota
Setiap pendapat yang disampaikan oleh anggota kelompok harus dihargai, meskipun berbeda dengan pendapat kita. Jangan meremehkan atau mengabaikan pendapat orang lain. Tunjukkan sikap saling menghargai dan menghormati.
Tip 4: Cari titik temu
Tujuan musyawarah adalah untuk mencapai keputusan yang dapat diterima oleh semua atau sebagian besar anggota kelompok. Oleh karena itu, penting untuk mencari titik temu antar anggota kelompok. Fasilitator dapat membantu mengidentifikasi persamaan dari berbagai pendapat dan mencari solusi yang mengakomodasi kepentingan semua pihak.
Tip 5: Tetapkan batas waktu
Musyawarah dapat memakan waktu yang lama. Oleh karena itu, penting untuk menetapkan batas waktu agar musyawarah tetap fokus dan efisien. Fasilitator dapat menetapkan batas waktu untuk setiap tahap musyawarah, seperti penyampaian pendapat, diskusi, dan pengambilan keputusan.
Tip 6: Gunakan teknik fasilitasi yang tepat
Fasilitator memegang peranan penting dalam kelancaran musyawarah. Fasilitator dapat menggunakan berbagai teknik untuk membantu anggota kelompok menyampaikan pendapatnya, mencari titik temu, dan mencapai keputusan bersama. Teknik fasilitasi yang dapat digunakan antara lain teknik curah pendapat, teknik kelompok fokus, dan teknik pemecahan masalah.
Dengan mengikuti tips-tips di atas, musyawarah dapat dilakukan secara efektif dan menghasilkan keputusan yang terbaik.
Kesimpulan
Musyawarah merupakan cara pengambilan keputusan yang sangat bermanfaat. Dengan melakukan musyawarah secara efektif, kita dapat menghasilkan keputusan yang lebih baik, meningkatkan rasa kebersamaan, dan menyelesaikan masalah secara bersama-sama.
Kesimpulan
Musyawarah merupakan salah satu cara pengambilan keputusan yang sangat bermanfaat. Melalui musyawarah, kita dapat menghasilkan keputusan yang lebih baik, meningkatkan rasa kebersamaan, melatih kemampuan berpikir kritis dan komunikasi, menciptakan suasana yang demokratis, menghindari konflik, membangun rasa saling percaya, dan menumbuhkan rasa tanggung jawab.
Oleh karena itu, sangat penting untuk memahami manfaat dan cara melakukan musyawarah secara efektif. Dengan melakukan musyawarah secara efektif, kita dapat memanfaatkan musyawarah untuk mengambil keputusan yang lebih baik dan menyelesaikan masalah secara bersama-sama.
Youtube Video:
