Sejarah Daruttaqwa Gresik

/Sejarah Daruttaqwa Gresik
Sejarah Daruttaqwa Gresik2018-11-20T14:26:57+00:00

Sejarah Daruttaqwa Gresik

  • Pada Tahun 1932 M, KH Kholil (Suci) membangun pesantren yang dikenal dengan sebutan ” Pesantren K. Kholil ” Suci Manyar Gresik. Disamping mengajarkan Ilmu-ilmu agama, KH. Kholil juga mengajarkan ilmu bela diri dan beliau bergabubg dengan pasukan Hisbullah yang berjasa dalam mengusir penjajah dari bumi Indonesia tercinta. Alumni Pondok Pesantren KH. Kholil ini telah banyak tersebar di daerah Gresik dan sekitarnya. Misalnya daerah Kec. Cerme, Balung panggang, Benjeng, Duduk Sampeyan, Manyar,Kota Gresik, Giri,Lamongan, dan lebih banyak lagi dari desa Suci sendiri. Termasuk KH. Faqih pendiri pondok pesantren Mambaus Sholihin Suci Manyar.

  • Namun setelah KH. Kholil wafat (TH 1961 M). dari putera puteri beliau tidak ada yang meneruskan perjuanganan bidang kepesantrenan, sehingga pada akhirnya hanya tinggal langgar (Musholla)  peninggal beliau saja. Maka pada tahun 1987M, salah seorang Cucu dari KH. Kholil bernama KH.M.Munawwar Ibn Adnan Kholil yang sedang dan sudah berkhidmah  untuk nyanteri selama 20 tahun di pangkuan KH. Usman Al-Ishaqi, al-maqfurlahu, di pondok pesantren Jatipurwo  Sawah Pulo Surabaya, mendapat perintah dari gurunya (KH.Usman beserta para puteranya : KH.Asrori,KH.Arifin,KH.Minan) untuk melanjutkan perjuangan KH. Kholil dengan mendirikan pondok pesantren yang diberi nama Daruttaqwa di desa Suci manyar Gresik. Hal ini dimaksudkan untuk menyelamatkan peninggalam dan meneruskan perjuangan para Kiyai sesepuh pendahulunya. Sebagai “murid” yang selalu berta`dhim dan berkeinginan untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaat, KH. M. Munawwar hanya pasrah menerima dan melaksanakan perintah gurunya tersebut.

  • TAHAP PEMBENAHAN

    Setelah Pondok Pesantren Daruttaqwa diresmikan berdirinya. KH. M. Munawwar membimbing dan mengajari para santri tentang kitab kuning denga penuh kesabaran dan ketekunan. Dalam waktu singkat jumlah santrinya bertambah terus. Pada tahun 1988 santrinya sudah berjumlah 75. jumlah santri bertambah terus maka secara bertahap dan terus menerus dibangun kamar-kamar pondok dan fasilitas lanilla. Sampai pada akhir tahun1993 jumlah santri menetap dipondok pesantren ini menjadi 425 santri.

    Tentang kegiatan pendidikan yang dilaksanakan dipondok ini sampai tahun 1993 sudah berkembang berupa:

    1. Pengajian kitab kuning
    2. TPQ
    3. Madrasah Diniyyah Tingkat Ibtida`iyyah
    4. Madrasah Diniyyah Tingkat Tsanawiyah
    5. Madrasah Diniyyah Tingkat Aliyah
  • TAHAP PENGEMBANGAN (MULAI 1994)

    Jika pada tahap sebelumnya program pendidikan masih terbatas pada Madrasah Diniyyah ( Non Formal ).baik jenjang MI, MTs maupun MA maka pada tahap ini sudah mendirikan pendidikan sekolah yakni:

    1)      Pada Tahun Pelajaran 1994/1995 Telah Didirikan Madrasah Tsanawiyah Daruttaqwa,

    2)      Pada Tahun Pelajaran 1995/1996 Telah Didirikan Taman Kanak-Kanak Roudlotul Athfal (RA)( Muslimat 180 Daruttaqwa.

    3)      Pada Tahun Pelajaran 1995/1996 Telah Didirikan Madrasah Aliyah (MA) Daruttaqwa.

    4)      Pada Tahun Pelajaran 1996/1997 Telah Didirikan Madrasah Ibtida`Iyyah (MI) Daruttaqwa.

    5)      Pada Tahun Pelajaran 1998/1999 Mulai Dirintis Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Daruttaqwa. Dan Mendapatkan Status Terdaftar Dari Direktur Jenderal Pembinaan Kelembagaan Agama Islam Depertemen Agama Pusat Jakarta, Pada Tanggal 9 Maret 2000. Pada Saat Ini Telah Memiliki  Program S1  Jurusan Pendidikan Agama Islam,Program D2,PGSD/MI Dan PGTK/RA, Program Akta IV  Kependidikan.

    6)      Tahun Pelajaran 2005-2006, Ini Didirikan SMK Daruttaqwa Dan PADU.

    7)      Tahun 2013-2014 Akan Dibuka Madrasah Baru Yaitu SMP Di Ponpes Daruttaqwa 3 Di Desa Bunder Gresik.

    8)      Rencana Kedepan SMA, Dan Perguruan Tinggi Umum. Di Ponpes Daruttaqwa 3 Di Desa Bunder Gresik.